FGV bakal lenyapkan 105 382 ekar Tanah Rezab Melayu
Label: 105, 382, bakal, ekar, fgv, lenyapkan, melayu, rezab, tanah| Harakahdaily, | 28 Mei 2012 |
Sejumlah 847,362 ekar tanah yang kini diuruskan oleh Felda Plantations Sdn Bhd terlibat di dalam urusan pajakan ini, yang menjadi syarat utama proses penyenaraian FGV ke Bursa.
Tanpa tanah-tanah ini, penyenaraian tersebut akan gagal, kata Rafizi Ramli, Pengarah Strategi PKR.
"PKR boleh mengesahkan bahawa kami telah mendapat salinan penuh perjanjian dan senarai tanah-tanah yang terlibat," kata Rafizi dalam satu kenyataan hari ini.
Semakan mereka menunjukkan bahawa dari sejumlah 847,362 ekar tanah yang dipajakkan ini, sejumlah 105,382 ekar adalah tanah-tanah yang telah diwartakan sebagai Tanah Rezab Melayu di seluruh negara.
"Ini menimbulkan persoalan serius mengenai status tanah-tanah ini kerana tindakan memajakkan tanah-tanah ini kepada FGV boleh melanggar matlamat pewartaan Tanah Rezab Melayu," katanya.
Bagi Rafizi, kedudukan FGV selepas ini tidaklah boleh dikira sebagai sebuah syarikat yang berstatus Bumiputra kerana jumlah pegangan saham Bumiputra tidak dapat disahkan.
Oleh yang demikian, katanya, Datuk Seri Najib Tun Razak dan Tan Sri Isa Samad wajar menjelaskan kepada rakyat kenapakah tanah-tanah berstatus rezab Melayu ini turut dipajakkan ke FGV yang disenaraikan di pasaran saham?
"Apakah jaminan bahawa tanah-tanah ini akhirnya tidak bertukar tangan atau pembangunannya tidak bertentangan dengan semangat pewartaan Tanah Rezab Melayu yang digubal hampir 100 tahun yang lalu?" soalnya.
PKR juga menyeru supaya setiap Kerajaan Negeri di Semenanjung yang terbabit menolak sebarang usaha untuk membatalkan status Tanah Rezab Melayu yang melibatkan tanah 105,382 ekar ini.
"Kami menunggu maklumbalas Datuk Seri Najib Tun Razak dan Tan Sri Isa Samad sebelum memberikan lebih banyak maklumat mengenai Tanah Rezab Melayu seluas 105,382 ekar ini," katanya.
Inilah Masalah Simpan Dompet Di Saku Belakang
Label: belakang, di, dompet, inilah, masalah, saku, simpan| ilustrasi menyisipkan dompet di saku celana bagian belakang I foto : mensfitness.com |
Wanita selalu menyimpan dompet mereka di dalam Tas, tapi sebaliknya bagi pria selalu menyimpan dompet di saku celana bagian belakang, ternyata menyimpan dompet di saku celana bagian belakang pemicu panggul bergeser, selain itu dompet mudah jatuh ketika duduk dan atau di kemalingan di tempat umum.
Sebaliknya bila menyimpan dompet di saku celana bagian depan tidak mudah untuk jatuh dan di curi alias super aman dan baik untuk kesehatan pula.
Inilah bahaya kebiasaan buruk pria yang menyimpan dompet di saku belakang, dikutip dari liputan6.com. Ahli Chiropractic asal New Zealand Joanna Wilson, D.c dari Chiropractic Indonesia, menyimpan dompet di saku belakang akan menyebabkan seseorang lebih cepat lelah, kesemutan, maupun nyeri sendi.
"Saya selalu menyarankan pria pada khususnya untuk menyimpan dompet di saku depan bukan belakangnya. Ini akan membuat tulang panggulnya bergeser. Dan ini akan membahayakan kesehatannya," kata joanna kepada Liputan6.com.
Menurut Joanna, kebiasaan buruk ini memang jarang sekali disadari oleh para pria. Untuk itu di imbau bagi pria demi kesehatan dan isi dompet Anda selalu memperbiasakan diri menyisipkan dompet Anda di saku bagi bagian depan.
Bukti Pengganas Sulu Kebal Seperti Zombie
Label: bukti, kebal, pengganas, seperti, sulu, zombie
Tak Sedar Kereta Masuk Longkang
Label: kereta, longkang, masuk, sedar, tak
Najwa Latif Dah Mula Demand
Label: dah, demand, latif, mula, najwa
TNGS Option Single Why Not
Label: not, option, single, tngs, why
Nah loh, baru tahu kan lok jomblo sama single tuh beda. Ya jelas beda lah. Secara lok jomblo itu gag punya gebetan n single itu gag punya pacar. Heheh,, sama aja.
PEMIKIRANNYA
Orang yang jomblo dan single memang sama-sama tidak punya gebetan, pacar, pasangan, atau apalah bahasa yang lain. Tapi Tau Nggak Sih lok ternyata ada perbedaan antara keduanya. Yang paling utama adalah terletak pada pemikirannya. Para jomblower biasanya suka ngeluh “aduh, kapan ya gua punya pacar kaya’ si Erni” sambil duduk di pojok kamar gelap-gelapan dan memainkan jari telunjuk nya. Kemudian lanjut mikirin kekuranga-kekurangan yang menurutnya adalah penyebab utama kenapa belum bisa punya gebetan. “(di depan cermin) coba kalo’ muka aq gag jerawatan. Mungkin gag gini jadinya”.
Sementara si Single. Nyantai-nyantai aja dengan status free nya itu. Dia mensyukuri apa yang dimilikinya tanpa pernah berfikir negatif dengan keadaannya tersebut. Dan tidak ambil pusing dengan ketidak punyaan pacar tersebut. Mungkin tampang memang pas-pasan. Terus duit masih minta sama papi-mami. Atau gaji dari kerja paruh waktu cuma cukup buat bayar kos sama makan seadanya. Tapi kalo’ dia ngerasa udah waktunya punya pacar atau udah waktunya kawin, maka ia akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan pasangan seperti yang ia inginkan.
NGELIAT ORANG PACARAN DI MAL
Ketika ke mal untuk membeli sesuatu atau hanya sekedar jalan-jalan karena suntuk di kamar atau di kos. Sudah menjadi pemandangan yang biasa kalo’ ada cewek sama cowok saling bergandengan tangan atau saling menyuapi makanan di warung-warung (eh, masa di mal ada warung sih, hehe. Kalo’ café sih iya). Ngelihat pemandangan seperti itu biasanya
Si Jomblo: akan melamun merenungi nasib yang tidak punya gebetan. Lupa apa tujuan sebenarnya ia pergi ke mal itu. Kemudian kembali mengeluh akan kekurangannya. “Coba gwa punya pacar. Gag bakalan sendirian duduk di café kaya’ gini.”. Kemudian galau sambil memutar-mutar sedotan. Tapi beda halnya dengan
Si Single: dia biasanya kalo’ di suruh beli popok buat adeknya dan kemudian ketemu sama orang yang pacaran di jalan lagi makan di satu pirig berdua. Dia bakalan ketawa (dalam hati) dan berkata “kasihan banget tuh cewek, punya pacar kok miskin banget gag bisa beliin pacarnya sepiring nasi goreng” atau sebagainya. Dan segera sadar kalo’ “oh iya, ibu nitip dibeliin popok buat adek. Di deket sini ada gag yah…???”
DATENG KE PESTA PERKAWINAN SAUDARA ATAU TEMAN
Perbedaan Jomblower dan Singler juga bisa dilihat pada momen-momen tertentu seperti ketika menghadiri pesta perkawinan sepupu, teman, atau yang terparah ketika menghadiri pesta perkawinan mantan. (Kira-kira hadir gag yah lok di undang ke acara perkawinan mantan?)
Si Jomblo: Di momen-momen seperti ini biasanya terjadi pertemuan dengan keluarga, sanak saudara yang juga menghadiri undangan perkawinan tersebut. Tante dan Om adalah orang yang paling sering membuka sebuah percakapan dengan menanyakan “Ente kapan nyusul, masa mau didahului sama adikmu ini” atau “Anto, istrimu mana..??? udah punya anak berapa…??? Itu adikmu udah punya anak lho, lucu banget, kembar lagi ”. Ah, pasti merah dah tu muka. Mau jawab gag punya pacar, tentu malu. Mau jawab punya, tapi mana…???
Si Single: Kalo’ si Single biasanya menjawab sambil nyengir dan garuk-garuk kepala “blom punya Om, masih mau sekolah aja dulu”. Atau menjawab dengan nada bercanda “Ah sit ante, siapa si yang mau sama orang jelek kaya’ keponakan mu ini. Makanya cariin donk Tan, masa mau liat aku jadi perjaka yang gag laku-laku,, heheh”. Atau menjawab dengan serius sambil memperbaiki letak dasi kemudian memasukkan kedua tangannya di saku depan celana “Pacaran itu gag ada gunanya. Cuma buang-buang waktu saja. Untuk sekarang saya mau fokus untuk mengembangkan bisnis papa. Baru nanti kalo’ udah waktunya ya pasti kawin kok”.
PKNS rancang bina 9 481 rumah mampu milik
Label: 481, 9, bina, mampu, milik, pkns, rancang, rumah Harakahdaily
| Hayati Umor Selangorku, | 20 Nov 2012 |