Tampilkan postingan dengan label teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teman. Tampilkan semua postingan
Remaja 15 tahun muat naik video se!ks bersama teman yang baru berusia 13 tahun!
Label: 13, 15, baru, bersama, berusia, muat, naik, remaja, se!ks, tahun, tahun!, teman, video, yang![]() |
Gambar hiasan |
SINGAPURA: Seorang pelajar lelaki berusia 15 tahun telah mengadakan hubungan seks dengan rakan sekolah perempuannya yang berusia 13 telah merakamkan video kelakuan mereka tanpa pengetahuan pasangannya dan memuat naik video tersebut ke internet.
Semalam, remaja tersebut yang kini berusia 17 tahun, mengaku bersalah terhadap 21 pertuduhan kesalahan melakukan hubungan seks bersama gadis bawah umur, mencabul kehormatan, perlakuan jenayah, memiliki video lucah dan mencuri tiga buah basikal.
Penolong Pendakwa Raya, Kavita Uthrapathy berkata, ianya jelas remaja lelaki berkenaan telah melakukan hubungan seks hanya untuk memuaskan hawa nafsunya.
"Jika beliau benar-benar menyintai remaja perempuan itu sebagai kekasihnya, beliau tidak akan merakamkan aksi seks mereka berdua tanpa pengetahuan pasangannya apatah lagi memuatnaik video tersebut ke internet. Beliau juga memperlihatkan sikap sebenar dirinya apabila fail video tersebut disimpan atas nama "Bitch"," katanya.
Menurut laporan yang diterima mahkamah, kedua-duanya bertemu pada kejohanan bola lisut pada Januari 2009.
Ketika itu, remaja perempuan itu baru berusia 13 tahun manakala remaja lelaki tersebut berusia 15 tahun.
Pada Februari 2010, remaja lelaki tersebut telah memujuk remaja perempuan itu melakukan seks oral terhadapnya. Sejak dari itu, hanya perlakuan tersebut yang remaja lelaki tersebut mahu darinya.
Dalam satu kejadian, lelaki berkenaan telah merakamkan aksi remaja perempuan tersebut melakukan seks oral tanpa pengetahuannya.
Beliau kemudian memuatnaik klip video tersebut ke internet dengan meletakkan tajuk "Singapore teen b****", sambil mendedahkan nama dan nombor telefon remaja berkenaan.
Pada Julai tahun tersebut, ketika remaja perempuan tersebut menolak untuk lakukan seks oral terhadapnya, beliau telah mengugut untuk memuatnaik video tersebut. Akhirnya remaja perempuan tersebut menuruti kehendak lelaki berkenaan tanpa menyedari video tersebut sudah pun dimuatnaik ke internet.
Remaja perempuan tersebut kemudiaanya mula menerima panggilan telefon yang pelik dari orang yang tidak dikenali memberitahunya mereka telah menonton videonya sambil meminta beliau lakukan seks oral kepada mereka.
Remaja itu kemudian menafikan telah memuatnaik mana-mana video ke internet.
Pasangan tersebut kemudiaanya berpisah dan apabila mereka bertemu semula pada Disember 2010, remaja lelaki berkenaan sekali lagi berjaya memujuk beliau untuk lakukan hubungan seks di dalam tandas di sebuah kolam mandi di kondominiumnya.
Sehingga sekarang, pembelajaran terganggu hinggalah dia membuat pengakuan kepada seorang guru. Pihak sekolah kemudiannya melaporkan perkara tersebut kepada ibu bapa remaja perempuan tersebut dan laporan polis dibuat pada May tahun lepas.
Pada bulan tersebut juga, remaja lelaki tersebut telah mencuri tiga buah basikal dari jirannya. Pemilik salah sebuah basikal terlihat basikalnya telah diiklankan untuk jualan di internet dan terus membuat laporan polis.
Akhlak Mulia Kepada Sesama Muslim Teman
Label: akhlak, kepada, mulia, muslim, sesama, temann
Persaudaraan atau persahabatan sesama muslim yang hakiki hanya terjadi jika dibangun di atas ridho Allah, yaitu sesama muslim mereka bersaudara, dalam kitab suci Al Qur’an dijelaskan pada surat Al Hujurat Ayat :10. yang artinya :
“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat.”
Persaudaraan atau persahabatan sesama muslim yang hakiki hanya terjadi jika dibangun di atas ridho Allah, yaitu sesama muslim mereka bersaudara, dalam kitab suci Al Qur’an dijelaskan pada surat Al Hujurat Ayat :10. yang artinya :“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat.”
Maka bagi sesama muslim setidaknya ada 11 point yang mesti dilakukan terhadap saudaranya (sesama muslim):
1. Memberi salam apabila saling jumpa (QS Annisa:86)
Banyak dari kita masih menyapa dengan “Hai”, “Halo”, “Pagi”, padahal ini tidak ada nilai ibadahnya. Didalam Islam, salam yang bernilai ibadah (karena didalamnya ada doa) adalah Assalamualikum, dan dijawab dengan Wa alaikum salam, minimal, atau ditambahkan dengan ucapan Warahmatullahi wabarakatuh itu lebih baik. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS An Nisa ayat 86.
Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkan segala sesuatu.
Banyak dari kita masih menyapa dengan “Hai”, “Halo”, “Pagi”, padahal ini tidak ada nilai ibadahnya. Didalam Islam, salam yang bernilai ibadah (karena didalamnya ada doa) adalah Assalamualikum, dan dijawab dengan Wa alaikum salam, minimal, atau ditambahkan dengan ucapan Warahmatullahi wabarakatuh itu lebih baik. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS An Nisa ayat 86.
Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (penghormatan itu, yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkan segala sesuatu.
2. Saling mendoakan apabila yang lain bersin
Hal ini tidak dimiliki oleh agama/ ajaran apapun hanya dalam din Islam. Hadits riwayat Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:“Jika salah seorang dari kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan ‘Alhamdulillah (Segala puji bagi ALLOH)’ dan saudaranya atau orang yang bersamanya mengatakan kepadanya ‘Yarhamukallah (Semoga ALLOH memberikan rahmat-Nya kepadamu)’. Jika salah seorang mengucapkan ‘Yarhamukallah’, maka orang yang bersin tersebut hendaklah menjawab ‘Yahdiikumullah wayushlih baalakum (Semoga ALLOH SWT memberikanmu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).”
Hal ini tidak dimiliki oleh agama/ ajaran apapun hanya dalam din Islam. Hadits riwayat Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:“Jika salah seorang dari kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan ‘Alhamdulillah (Segala puji bagi ALLOH)’ dan saudaranya atau orang yang bersamanya mengatakan kepadanya ‘Yarhamukallah (Semoga ALLOH memberikan rahmat-Nya kepadamu)’. Jika salah seorang mengucapkan ‘Yarhamukallah’, maka orang yang bersin tersebut hendaklah menjawab ‘Yahdiikumullah wayushlih baalakum (Semoga ALLOH SWT memberikanmu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).”
3. Tawadhu. tidak sombong terhadap saudaranya
Seorang muslim tidak boleh sombong terhadap saudaranya, karena sombong adalah pakaian kebesaran Allah. Sebaliknya seorang muslim harus tawadhu, rendah hati dan kasih sayang sesama manusia apalagi sesama muslim.
‘janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “(QS Lukman:18)
Seorang muslim tidak boleh sombong terhadap saudaranya, karena sombong adalah pakaian kebesaran Allah. Sebaliknya seorang muslim harus tawadhu, rendah hati dan kasih sayang sesama manusia apalagi sesama muslim.
‘janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “(QS Lukman:18)
4. Lemah lembut dan kasih sayang
Lemah lembut dan kasih sayang adalah ciri umat Rasulullah, tercermin didalam surat Al Fath ayat 29
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. (QS Al Fath:29)
Lemah lembut dan kasih sayang adalah ciri umat Rasulullah, tercermin didalam surat Al Fath ayat 29
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. (QS Al Fath:29)
5. Tidak mendiamkannya lebih dari 3 hari
Seorang muslim tidak boleh memendam dendam, apalagi mendiamkan saudaranya labih dari 3 hari. Hindari kata2 “Tiada maaf bagi mu”, hendaknya seorang muslim saling memaafkan.
Seorang muslim tidak boleh memendam dendam, apalagi mendiamkan saudaranya labih dari 3 hari. Hindari kata2 “Tiada maaf bagi mu”, hendaknya seorang muslim saling memaafkan.
6. Memberi nasihat apabila diminta
“Apabila salah seorang dimintai nasehat saudaranya maka berilah ia nasehat” Muttafaqun Alaih.
Surat An Nahl:125, mengajarkan kita untuk menyeru dengan hikmah, dan mendebat dangan cara yang baik.
“Serulah ke jalan Tuhanmu (wahai Muhammad) dengan hikmah kebijaksanaan dan nasihat pengajaran yang baik, dan berbahaslah dengan mereka (yang engkau serukan itu) dengan cara yang lebih baik; sesungguhnya Tuhanmu Dialah jua yang lebih mengetahui akan orang yang sesat dari jalanNya, dan Dialah jua yang lebih mengetahui akan orang-orang yang mendapat hidayah petunjuk.” (Al-Nahl: 125)
“Apabila salah seorang dimintai nasehat saudaranya maka berilah ia nasehat” Muttafaqun Alaih.
Surat An Nahl:125, mengajarkan kita untuk menyeru dengan hikmah, dan mendebat dangan cara yang baik.
“Serulah ke jalan Tuhanmu (wahai Muhammad) dengan hikmah kebijaksanaan dan nasihat pengajaran yang baik, dan berbahaslah dengan mereka (yang engkau serukan itu) dengan cara yang lebih baik; sesungguhnya Tuhanmu Dialah jua yang lebih mengetahui akan orang yang sesat dari jalanNya, dan Dialah jua yang lebih mengetahui akan orang-orang yang mendapat hidayah petunjuk.” (Al-Nahl: 125)
7. Besemangat dalam tolong menolong dan beramar ma’ruf nahi mungkar
Tolong menolong tidak membedakan suku, bangsa, warna kulit, tetapi dengan satu kesatuan Akidah.
“..Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa , dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. .” (QS.Al-Maidah:2)
Tolong menolong tidak membedakan suku, bangsa, warna kulit, tetapi dengan satu kesatuan Akidah.
“..Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa , dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. .” (QS.Al-Maidah:2)
8. Menutupi aib saudaranya
Aib disini adalah aib individual, bukan aib yang bersifat umum. Siapa saja yang menutupi aib saudaranya di dunia maka Allah akan menutupi aibnya di akhirat.
Suatu ketika seorang lelaki menemui Umar bin Khattab Radiallahu Anhu. Maksudnya menyampaikan satu berita dengan harapan ia mendapat pujian dari Khalifah kedua ini. Dihadapan Umar ia berkata: “Wahai Amirul Mukminin, saya melihat si Fulan dengan si Fulanah berpelukan di balik pohon kurma.” Lalu bagaimana reaksi Umar? Lelaki ini malah dijambak jubahnya oleh Umar. Beliau sambil mengacungkan cambuk kepadanya seraya
berkata: “Kenapa tidak kamu tutupi kesalahannya dan harapkan kesadaran serta taubat mereka? Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam telah mengatakan, ‘Barangsiapa menutupi aib atau kesalahan saudaranya, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia maupun akhirat.” (Al Hadis).
Aib disini adalah aib individual, bukan aib yang bersifat umum. Siapa saja yang menutupi aib saudaranya di dunia maka Allah akan menutupi aibnya di akhirat.
Suatu ketika seorang lelaki menemui Umar bin Khattab Radiallahu Anhu. Maksudnya menyampaikan satu berita dengan harapan ia mendapat pujian dari Khalifah kedua ini. Dihadapan Umar ia berkata: “Wahai Amirul Mukminin, saya melihat si Fulan dengan si Fulanah berpelukan di balik pohon kurma.” Lalu bagaimana reaksi Umar? Lelaki ini malah dijambak jubahnya oleh Umar. Beliau sambil mengacungkan cambuk kepadanya seraya
berkata: “Kenapa tidak kamu tutupi kesalahannya dan harapkan kesadaran serta taubat mereka? Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam telah mengatakan, ‘Barangsiapa menutupi aib atau kesalahan saudaranya, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia maupun akhirat.” (Al Hadis).
9. Tidak su’udhon/ berburuk sangka
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (QS Al Hujurat:12)
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (QS Al Hujurat:12)
10. Berkata-kata yang baik dan saling memaafkan
Kata-kata yang baik adalah sedekah. Hendaknya apabila pembicaraan sudah tidak lagi bernilai, maka lebih baik diam. Seorang muslim harus membuka lebar2 pintu maaf, Putusnya silaturahim adalah salah satu sebab terbukanya pintu su’ul kothimah. (QS Al Maidah:13)
Kata-kata yang baik adalah sedekah. Hendaknya apabila pembicaraan sudah tidak lagi bernilai, maka lebih baik diam. Seorang muslim harus membuka lebar2 pintu maaf, Putusnya silaturahim adalah salah satu sebab terbukanya pintu su’ul kothimah. (QS Al Maidah:13)
11. Menjenguk dan mendoakan apabila saudaranya sakit, menghadiri undangannya, serta menyelenggarakan jenazahnya (memandikan, mengkafani, mensholatkan, menguburkan, dan mendoakannya).
Berikan dorongan spirit, 2 kebaikan ketika kita menjenguk orang sakit, Allahuma anta bari..semoga Allah mengangkat penyakitnya dan disembuhkan, dan apabila saudara kita yang sakit sabar, Allah akan menjadikan penyakitnya pintu penghapus dosanya. Dan sebaiknya kita belajar tentang Fiqh Jenazah, sehingga apabila ada diantara saudara/ keluarga kita yang meninggal kita dapat dengan segera menyelenggarakan jenazahnya.
Berikan dorongan spirit, 2 kebaikan ketika kita menjenguk orang sakit, Allahuma anta bari..semoga Allah mengangkat penyakitnya dan disembuhkan, dan apabila saudara kita yang sakit sabar, Allah akan menjadikan penyakitnya pintu penghapus dosanya. Dan sebaiknya kita belajar tentang Fiqh Jenazah, sehingga apabila ada diantara saudara/ keluarga kita yang meninggal kita dapat dengan segera menyelenggarakan jenazahnya.
sumber : http://sosbud.kompasiana.com
