Studi Banding Ke Lembah Hijau
Label: Banding, hijau, ke, Lembah, StudiPada Hari Rabu tanggal 9 Maret 2011 yang lalu tiga desa yang terprogram FEATI di Kecamatan Gondang mengadakan perjalanan studi banding ke Lembah Hijau Multifarm yang berlokasi di Jawa Tengah. Lokasi tepatnya adalah di Jalan Dr. Rajiman, Solo. Para petani ingin melihat dan mempelajari tentang pertanian organik yang dikembangkan di sana.
Rombongan menggunakan tiga buah bus untuk tiga desa, dan satu buah elp untuk para penyuluh pendamping. Perjalanan dimulai pada malam harinya,dengan harapan dapat sampai di tempat tujuan lebih awal.
Bersyukur, meskipun ada beberapa bagian jalan ambles di jalur Trenggalek menuju Ponorogo namun semua peserta dapat sampai di tempat tujuan dengan selamat.
Sekitar pukul 07.00 pagi, rombongan sudah sampai di lembah hijau, setelah sebelumnya pada waktu subuh rombongan singgah di sebuah masjid di Karanganyar untuk melaksanakan sholat subuh berjama’ah.
Lembah Hijau Multifarm pukul 07.00 , para pegawai belum mulai bekerja. Lokasi yang terbuka memudahkan para peserta untuk bebas berjalan-jalan berkeliling melihat-lihat kandang sapi perah , kolam ikan patin, kolam renang, restoran dan juga berbagai bibit tanaman buah dan tanaman hias yang terawat dengan baik.
Kandang sapi perah di Lembah Hijau Multifarm ada beberapa jenis. Sapi-sapi itu dikelompokkan berdasarkan umurnya. Ada kandang sapi khusus untuk anak sapi, sapi remaja atau dara, dan sapi induk yang sudah melahirkan. Juga ada kandang sapi khusus untuk sapi yang sakit atau sedang dalam perawatan.
Pengelolaan kandang di sana agak berbeda dengan para petani pada umumnya. Pemberian starbio pada pakan yaitu jerami kering, membuat kotoran sapi tidak dihinggapi lalat karena tidak suka. Sehingga pada kandang sapi dara kotoran itu tidak dibersihkan setiap hari, tapi dibiarkan hingga kotoran tersebut menumpuk di kandang sampai batas leher sapi dara. Selain itu secara ekonomi hal tersebut lebih menguntungkan. Berbeda dengan kandang sapi induk yang setiap hari dibersihkan dan kotorannya diproses untuk biogas dan pupuk organik.
Produk akhir yang dipasarkan oleh lembah hijau dari peternakan adalah pupuk organik dengan bahan utama limbah ternak sapi, starbio untuk fermentasi pakan ternak dan untuk perawatan septitank, serta beberapa agens hayati dari bahan cendawan dan bakteri.
Berbagai bibit tanaman buah dan tanaman hias juga ditawarkan dengan harga terjangkau. Semua ditanam dengan cara organik, tanpa menggunakan bahan kimia. Demikian juga ikan patin yang dibudidayakan dengan pakan dari tanaman air. Pemandu dari Lembah Hijau Multifarm menjelaskan semua yang terlihat oleh peserta hingga berakhir di restoran. Menu ikan patin bakar telah disiapkan di sana dan semua peserta rombongan makan pagi bersama. Setelah semua selesai, sekitar pukul 10.00 rombongan meninggalkan lokasi Lembah Hijau Multifarm.
Anak Penasihat Petronas dapat anugerah projek diseret ke SPRM
Label: anak, anugerah, dapat, diseret, ke, penasihat, petronas, projek, sprmHarakahdaily
| Muhammad Yusri Amin, | 20 Nov 2012 |
Benarkah Membawa Aplikasi Al Quran Handphone ke Toilet Dilarang
Label: al, aplikasi, benarkah, dilarang, handphone, ke, membawa, quran, toilet
Kerinduanku Kembali Ke Air Terjun Madakaripura
Label: air, ke, kembali, kerinduanku, madakaripura, terjun





Sangat rawan bagi kendaraan berroda empat untuk menuju kesana. Apalagi bila harus berjalan bersimpangan dari arah yang berlawanan, tentu membutuhkan ketrampilan mengemudi tersendiri.

Selama perjalanan itu, pemandangan Khasperbukitan dengan hijaunya Pepohonan seolah terus menyapa kita. Ada juga banyak kotak terbuat dari kayu dan berisi lebah. Maklum daerah ini merupakan sentra pengtinjauan madu ’ Klanceng ’ yaitu sebutan untuk madu yang berasal dari bunga Pohon randu ( Ceba petandra). Pohon randu itu sendiri banyak dijumpai selama dalam perjalanan.













Dalam prosesi ’Mendhak Tirta’ itu dilakukan persembahyangan lengkap dengan atribut sesajinya berupa janur, daging Ayam, buah, kembang dan dupa.

Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter

Budak Berusia 9 Tahun Ini Masuk Ke Turki Dengan Menggunakan Pasport Mainan
Label: 9, berusia, budak, dengan, ini, ke, mainan, masuk, menggunakan, pasport, tahun, turki


Parlimen ke 13 perlu lantik Speaker berkecuali
Label: 13, berkecuali, ke, lantik, parlimen, perlu, speaker| Harakahdaily, | 13 Jun 2013 |
Ahli Parlimen Kluang Liew Chin Tong berkata, speaker baru Dewan Rakyat perlu mendapat kepercayaan dan dihormati oleh semua Ahli Parlimen, selain mampu menangani kedua-dua pakatan pemerintah dan pembangkang secara saksama dan tidak berpihak.Menurutnya, di negara-negara yang mengamalkan demokrasi ala Westminster seperti Kanada, India, dan sebagainya, Perdana Menteri biasanya akan meminta pandangan Pembangkang sebelum memilih Speaker dan mengemukakan kepada Parlimen calon yang paling boleh diterima oleh semua pihak bagi menghindari pungutan suara dan pertikaian di awal sesi parlimen.
"Speaker Parlimen UK misalnya memutuskan hubungan dengan parti politiknya. Malah, di negara itu speaker tidak dipilih menurut garis parti.
"Speaker Parlimen UK sekarang, John Bercow, adalah anggota parti Konservatif tetapi beliau memainkan peranan sebagai speaker sejak Julai 2009, ketika Parti Buruh masih menguasai kerajaan," katanya.
Malaysia pula ujarnya sangat unik kerana Parlimen membolehkan seseorang yang bukan-Ahli Parlimen dipilih sebagai Speaker.
Langkah ini ujarnya boleh dicontohi di negara ini dengan melantik seorang tokoh yang dihormati oleh kedua-dua pihak pemerintah dan pembangkang, tidak semestinya seorang ahli parlimen Umno.
"Perdana Menteri perlu segera memulakan langkah untuk mendapatkan pandangan dan berunding dengan Pakatan Rakyat.
"Jika langkah ini tidak diambil, sekiranya pungutan suara diperlukan, ia perlu dijalankan secara rahsia bagi memastikan kedudukan Speaker sebagai pihak berkecuali," katanya.
Pakatan Rakyat (PR) semalam sebulat suara bersetuju menamakan mantan Hakim Mahkamah Persekutuan, Datuk Abdul Kadir Sulaiman sebagai Yang Dipertua Dewan Rakyat bagi Parlimen Ketiga Belas.
Perlukah Undang Mantan Kekasih ke Pesta Pernikahan
Label: ke, kekasih, mantan, perlukah, pernikahan, pesta, undang